This is featured post 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.


Running Lamp

0 komentar






RUNNING LAMP SEBAGAI
MEDIA / ALAT PEMBELAJARAN
BERBASIS KOMPUTER, MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN ASSEMBLER


Disusun

DALAM RANGKA MENGIKUTI LOMBA KREATIVITAS INNOVATIF IMPLEMENTASI MANAJEMEN SEKOLAH EFEKTIF DAN MODEL PEMBELAJARAN EFEKTIF PADA SEKOLAH UNGGULAN



Oleh :





Drs. BARTO, S.ST
NIP. 132057872









SMK NEGERI 1 MAKALE
KABUPATEN TANA TORAJA
PROPINSI SULAWESI SELATAN
2007

LEMBAR PENGESAHAN


Judul Karya Innovatif : RUNNING LAMP SEBAGAI MEDIA / ALAT PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER, MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN ASSEMBLER

Nama penulis : Drs. Barto, S.ST

N I P : 132057872

Unit kerja : SMK Negeri I Makale

Makale, 26 Nopember 2007

Menyetujui,
Kepala SMKN I Makale




Drs. Rede Roni Bare, M.Pd
NIP. 131840039























LEMBAR PENETAPAN

Judul Karya Innovatif : RUNNING LAMP SEBAGAI MEDIA / ALAT PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER, MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN ASSEMBLER

Nama penulis : Drs. Barto, S.ST

N I P : 132057872

Unit kerja : SMK Negeri I Makale

Setelah mempresentasekan hasil karya ini pada
Hari / Tanggal : Selasa, 4 Desember 2007
Tempat : Hotel Grand Palace, Makassar
Maka Dewan Juri Menetapkan Sebagai

JUARA KE – 2

Dalam Rangka Lomba Kreatifitas Innovatif Implementasi Manajemen Sekolah Efektif Dan Model Pembelajaran Efektif tingkat SMK Pada Sekolah Unggulan Se - Sulawesi Selatan

Ditetapkan di Makassar, 4 Desember 2007
Dewan juri :


1. Drs. Bernard, MS ( …………………………..) 
ketua

2. Dr. Salam, M.Pd (…………………………...)
Anggota

3 Drs. Abdullah Pandang, M.Pd 
(……………..………….) 
Anggota

4. Drs. Fachry Kahar, M.Si (…………………………..)
Anggota

5. Drs. Ansar, M.Pd (…………………………...)
.. Anggota


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Karena atas bimbinganNya sehingga kami dapat meyelesaikan pembelajaran berbasis Komputer menggunakan bahasa assembler sebagai bahasa pemrograman.

Media/ alat pemelajaran ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kompetensi pemrograman, dimana kompetensi ini sebagai muatan lokal yang diajarkan di kelas 2 pada jenis kurikulukm KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan ) pada SMKN I Makale.
.
Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan, dan Universitas Negeri Makassar yang telah memberii kesempatan kepada penulis untuk berkarya. Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Kepala SMKN I Makale yang telah memberi motivasi untuk mengikuti lomba innovatif ini.
.
Kami menyadari, bahwa pembuatan media ini masih jauh dari sempurna, sehingga lewat kesempatan ini, penulis mengharapkan masukan /saran yang sifatnya membangun untuk kesempurnaan model pembelajaran ini, agar tujuan pendidikan dapat tercapai khususnya disekolah kami SMKN I Makale, dan di Negara Republik Indonesia ini yang sama kita cintai.


Makale, 26 Nopember2007
Penulis





Drs. Barto, S.ST
NIP. 132057872





DAFTAR ISI


Halaman Sampul ………………………………………… 1
Lembar pengesahan ………………………………………… 2
Kata Pengantar ………………………………………… 3
Daftar isi ………………………………………… 4

BAB I PENDAHULUAN ………………………………………… 5
I.1 Latar Belakang Masalah ………………………………………… 5
I.2 Tujuan ………………………………………… 7
I.3 Manfaat ………………………………………… 7
a. Bagi Guru ………………………………………… 7
b. Bagi Siswa ………………………………………… 7
I.4 Batasan Masalah ………………………………………… 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA .……………………………………. 8
II.1 Kajian Teoritis ………………………………………… 8
II.2 Bahasa Pemrograman ………………………………………… 10

BAB III ALAT EVALUASI ………………………………………… 13

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ……………………………… 16
A, Kesimpulan …………………………………………. 16
B. Saran …………………………………………. 16

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………. 17
LAMPIRAN …………………………………………. 18





BAB I
PENDAHULUAN

I. 1 Latar Belakang Masalah
Belajar pada hakikatnya adalah aktivitas untuk melakukan perubahan tingkah laku pada diri individu yang belajar. Perubahan tingkah laku terjadi karena adanya usaha individu yang bersangkutan baik yang dapat mengembangkan kreatifitas, sikap dan perilaku pada ranah afektif, perubahan pola pikir dan pola tindak pada ranah kognitif, maupun perubahan fisik dan motorik pada ranah psikomotorik.
Pembelajaran merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang memadukan secara sistematis dan berkesinambungan suatu kegiatan. Kegiatan pembelajaran dapat dilakukan di lingkungan sekolah dan di luar lingkungan sekolah dalam wujud penyediaan beragam pengalaman belajar untuk semua peserta didik, salah satunya adalah media pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran sebagai suatu proses harus berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi dasar yang harus dicapai.
Setiap kegiatan pembelajaran yang dirancang selain mengikuti prinsip-prinsip pembelajaran, juga dilihat keterkaitannya dengan keluasan bahan/materi, pengalaman belajar, tempat dan waktu belajar, serta alat/sumber belajar.
· Dalam kegiatan pembelajaran, guru perlu memberikan dorongan kepada peserta didik untuk mengungkapkan kemampuannya dalam membangun gagasan. Guru berperan sebagai fasilitator dan bertangung jawab untuk menciptakan situasi yang dapat menumbuhkan prakarsa, motivasi, dan tanggung jawab peserta didik untuk belajar. Disamping itu guru dalam mengelola kegiatan pembejalaran hendaknya mampu mengembangkan pola interaksi antara berbagai pihak yang terlibat di dalam pembelajaran dan harus pandai memotivasi peserta didik untuk terbuka, kreatif, responsif, interaktif dalam kegiatan pembelajaran. Kualitas pembelajaran dapat diukur dan ditentukan oleh sejauh mana kegiatan pembelajaran tertentu dapat menjadi alat perubah tingkah laku peserta didik ke arah yang sesuai dengan tujuan/kompetensi yang telah ditetapkan. Permasalahan yang dihadapi selama ini dalam penulis mengajarkan kompetensi ini, antara lain:
· Untuk kompetensi bahasa pemograman, selama ini dilakukan dengan model kompensional, guru sebagai objek, sementara siswa sebagai subjek ( Central learning), yang seharusnya siswa harus sebagai objek, dan guru sebagai subjek, sehingga dengan demikian siswa diberi peluang untuk lebih menggali, mendalami sekaligus dapat mengaplikasikannya, sedangkan guru hanya sebagai fasilitator
· Perangkat media pembelajaran yang ada disekolah, kurang memadai, Khususnya untuk proses pembelajaran kompetensi pemrograman, sehingga dirasa perlu untuk membuat media sebagai aplikasi dari kompetensi bahasa pemrograman ( Assembler )
· Tidak adanya referensi – referensi mengenai media pembelajaran bahasa pemrograman, sehingga dirasa perlu untuk membuat media pemebelajaran ini, sebagai salah satu innovasi penulis didalam mengimplementasikan materi pemrograman dalam kegiatan belajar mengajar


I. 2 Tujuan

1. Membuat alat pembelajaran,sekaligus sebagai media Pemelajaran efektif berbasis komputer.

1.3 Manfaat

1. Bagi Guru :

a. Bagi kami selaku guru, alat ini lebih efisien dan efektif untuk proses kegiatan belajar mengajar


b. Pembiatan peralatan ini tidak mengeluarkan biaya yang besar, sehingga dapat digandakan untuk guru-guru yang ingin menggunakan media ini

2. Bagi Siswa :


a. Dengan mempergunakan alat/media ini, diharapkan dapat menarik perhatian siswa, karena media ini dapat langsung diaplikasikan

b. Dengan media ini, siswa dapat lebih cepat mengerti, memahami dan mempraktekkannya, sehingga kompetensi dasar yang diajarkan mudah tercapai


1.4. Batasan Masalah

Agar masalah tidak melebar, maka penulis membatasi pada hal-hal seagai berikut :

Alat yang penulis buat ini hanya Dibatasi pada materi kompetensi Aplikasi bahasa pemrograman Assembler
Hardware ini hanya dibatasi untuk penggunakan 8 LED
Accelerasi running lamp ini dapat diatur sesuai keinginan
Arah nyala lampu ini dapat diatur sesuai keinginan, misalnya:
- Arah nyalanya dari kiri – ke kanan
- Dari kanan ke kiri
- Dari tengah ke arah kiri dan kanan
e. Alat/Media ini Menggunakan Sumber tegangan DC 5 Volt dan down loadernya 12 Volt DC


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA



II. 1 Kajian Teoritis

Alat/media ini akan memberikan pengenalan instruksi-instruksi dasar pada MCS-51, format umum dan penjelasan fungsi-fungsinya. Selanjutnya, berdasarkan instruksi-instruksi tersebut, praktikan dilatih membuat suatu program sederhana. Terakhir, akan dijelaskan prosedur memasukkan program itu ke dalam mikrokontroler.
Kita akan memulai pemrograman assembly dengan mengenal instruksi-instruksi yang ada dalam MCS-51.

Secara umum instruksi-instruksi dalam keluarga MCS-51 dapat dikategorikan dalam empat bagian :

1. instruksi perpindahan data,
2. instruksi aritmatika,
3. instruksi logika
4. instruksi percabangan

1. Instruksi Perpindahan Data
Instruksi perpindahan data merupakan instruksi yang paling sering dipergunakan dalam suatu pemrograman assembly. Berikut merupakan format umum instruksi ini :Ins Parameter1, Parameter2
Ins adalah instruksi, Parameter1 adalah tujuan dari hasil operasi dan kadang kala merupakan parameter pertama dalam operasi yang dilakukan, sedangkan Parameter2 umumnya berupa nilai yang akan dioperasikan oleh instruksi.
Contoh : MOV A, R0, berarti isi register 0 ( R0 ) dimasukkan ke Akumulator (A)

Dengan mengetahui arah aliran data dalam instruksi, akan memudahkan kita untuk memahami instruksi lainnya yang akan dibahas.
Beberapa format instruksi perpindahan data yang lain dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 1 Instruksi Perpindahan Data
Instruksi
Keterangan
Contoh
MOV A, Rn
Memindahkan isi register Rn ke A (akumulator)
MOV A, R0
MOV A, direct
Memindahkan isi direct byte ke akumulator
MOV A, 30h
MOV A, #data
Mengisi akumulator dengan nilai data
MOV A, #20h
MOV A, @Rn
Mengisi akumulator dengan isi dari alamat yang ditunjuk oleh Rn
MOV A, @R0

2 Instruksi Aritmatika
Berikut merupakan beberapa contoh instruksi aritmatika (Tabel 2).
Tabel 2 Instruksi Aritmatika
Instruksi
Keterangan
Contoh
ADD A, Rn
Menambah isi register Rn dengan isi akumulator lalu disimpan di akumulator
ADD A, R1
ADD A, direct
Menambah isi direct dengan akumulator, hasilnya disimpan di akumulator
ADD A, 30H
ADD A, #data
Menambahkan immediate data ke akumulator
ADD A, #20h
ADD A, @Rn
Menambahkan isi dari alamat yang ditunjuk Rn dengan akumulator
ADD A, @R1
ADDC A, #data
Menambahkan immediate data ke akumulator dengan carry
ADDC A, #20h
SUBB A, Rn
Kurangkan isi register Rn dari akumulator
SUBB A, R1
INC A
Tambah isi akumulator dengan 1
INC A
DEC A
Kurangkan isi akumulator dengan 1
DEC A
MUL AB
Kalikan isi A dengan isi B, low-byte disimpan pada akumulator, dan high byte pada B
MUL AB
DIV AB
Bagi isi A dengan isi B. Akumulator menerima hasil integer pembagian dan B menerima integer sisanya.
DIV AB
3. Instruksi Logika
Berikut merupakan beberapa contoh instruksi logika.

Tabel 3 Instruksi Logika
Instruksi
Keterangan
Contoh
ANL A, Rn
AND isi Rn dengan isi akumulator
AND A, R0
ANL A, #data
AND immediate data dengan isi akumulator
AND A, #20H
ORL A, Rn
OR isi Rn dengan isi akumulator
OR A, R0
XRL A, #data
XOR immediate data dengan isi akumulator
XOR A, #data
CPL A
Komplemen isi akumulator
CPL A


4 Instruksi Percabangan
Percabangan pada 8051 ada beberapa macam, antara lain :
v Conditional Jump ;
v Direct Jump ;
v Direct Call (pemanggilan subroutine) ;
v Return from subroutine (kembali dari subroutine).

II.2 Bahasa Pemrograman

Rencana kegiatan pembelajaran bahasa pemrograman dengan mengunakan bahasa assembler, atau sering disebut bahasa yang dekat dengan mesin, adalah salah satu bahasa pemrograman tingkat rendah ( low level language ) yang aplikasinya dapat langsung dilihat pada hardware

Mikroprocessor yang kami gunakan untuk mendrive led adalah AT 89 S 52 dengan memory yang cukup besar yaitu 8Mb dengan 4 buah port, dimana masing-masing port dapat melayani 8 buah LED.
Penulis hanya menggunakan 8 buah LED sebagai media pembelajaran bahasa pemrograman, Dengan program yang sangat sederhana, kita dapat mengatur nyala
8 buah led tersebut dapat menyala secara bergantian, atau menyala dari kiri ke kanan, atau dari kanan ke kiri, serta dapat pula menyala dari arah tengah. Dibawah ini ditunjukkan sebuah bahasa pemrograman assembler untuk menyalakan lampu dari arah kanan ke kiri secara terus menerus, dengan timing 5 dtk.

ORG 0H
Barto :
MOV P1,#00000001B
CALL DELAY
MOV P1,#00000011B
CALL DELAY
MOV P1,#00000111B
CALL DELAY
MOV P1,#00001111B
CALL DELAY
MOV P1,#00011111B
CALL DELAY
MOV P1,#00111111B
CALL DELAY
MOV P1,#01111111B
CALL DELAY
MOV P1,#11111111B
CALL DELAY
SJMP Barto

DELAY: MOV R0,#5
DELAY1: MOV R1,#0FFH
DELAY2: MOV R2,#0FFH

DJNZ R2,$
DJNZ R1,DELAY2
DJNZ R0,DELAY1
RET

END





Menyalakan lampu dari arah tengah ke kiri dan kanan, selanjutnya dari arah kanan – kiri ike tengah. Listing programnya sbb:

ORG 0H
Barto :
MOV P1,# 00011000B
CALL DELAY
MOV P1,#00111100B
CALL DELAY
MOV P1,#01111110B
CALL DELAY
MOV P1,#11111111B
CALL DELAY
MOV P1,#10000001B
CALL DELAY
MOV P1,#11000011B
CALL DELAY
MOV P1,#11100111B
CALL DELAY
MOV P1,#11111111B
CALL DELAY
SJMP Barto

DELAY: MOV R0,#5
DELAY1: MOV R1,#0FFH
DELAY2: MOV R2,#0FFH

DJNZ R2,$
DJNZ R1,DELAY2
DJNZ R0,DELAY1
RET

END






















BAB III
ALAT EVALUASI


1. Berdasarkan contoh yang telah dijelaskan di atas, buatlah suatu program yang melakukan proses berikut:
(a) LED menyala dari arah kanan ke kiri dengan delay waktu 3 detik, kemudian
(b) nyalakan 2 buah led yang menyala kearah kiri-kanan selang waktu 4 dtk
Simpanlah file tersebut dengan nama mod1_01.asm, kemudian compile-lah file tersebut!
2. Tulislah suatu program yang dapat menyalakan 4 buah lampu secara bergantian dan Simpanlah file tersebut dengan nama mod1_02.asm, kemudian compile-lah file tersebut!
Kunci Jawaban
a Program LED menyala dari arah kanan ke kiri selang waktu 3 dtk.

ORG 0H
Barto :
MOV P1,#00000001B
CALL DELAY
MOV P1,#00000011B
CALL DELAY
MOV P1,#00000111B
CALL DELAY
MOV P1,#00001111B
CALL DELAY
MOV P1,#00011111B
CALL DELAY
MOV P1,#00111111B
CALL DELAY
MOV P1,#01111111B
CALL DELAY
MOV P1,#11111111B
CALL DELAY
SJMP Barto

DELAY: MOV R0,#3
DELAY1: MOV R1,#0FFH
DELAY2: MOV R2,#0FFH

DJNZ R2,$
DJNZ R1,DELAY2
DJNZ R0,DELAY1
RET

END

b Program 2 buah LED menyala secara bergantian dari arah kanan ke kiri ndan sebaliknya

ORG 0H
Barto :
MOV P1,#00110011B
CALL DELAY
MOV P1,#11001100B
CALL DELAY
MOV P1,# 00110011B
CALL DELAY
MOV P1,#11001100B
CALL DELAY
MOV P1,#00110011B
CALL DELAY
MOV P1,#11001100B
CALL DELAY
MOV P1,#00110011B
CALL DELAY
MOV P1,#11001100B
CALL DELAY
SJMP Barto

DELAY: MOV R0,#4
DELAY1: MOV R1,#0FFH
DELAY2: MOV R2,#0FFH

DJNZ R2,$
DJNZ R1,DELAY2
DJNZ R0,DELAY1
RET

END



2. Bahasa pemrograman 4 buah LED menyala secara bergantian selang waktu 4 dtk

ORG 0H
Barto :
MOV P1,# 00001111B
CALL DELAY
MOV P1,# 11110000B
CALL DELAY
MOV P1,# 00001111B
CALL DELAY
MOV P1,# 11110000B
CALL DELAY
MOV P1,# 00001111B
CALL DELAY
MOV P1,# 11110000B
CALL DELAY
MOV P1,# 00001111B
CALL DELAY
MOV P1,# 11110000B
CALL DELAY
SJMP Barto

DELAY: MOV R0,#4
DELAY1: MOV R1,#0FFH
DELAY2: MOV R2,#0FFH

DJNZ R2,$
DJNZ R1,DELAY2
DJNZ R0,DELAY1
RET

END

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
1. Siswa lebih termotifasi karena program yang telah dibuat, dapat langsung diaplikasikan secara cepat, dan apabila ada bahasa pemrograman yang salah, ASM 51 dapat langsung menunjukkan bahasa yang salah untuk dapat diperbaiki sebelum di compiling
2. Guru lebih mudah menyampaikan tujuan akhir pemelajaran/kompetensi yang ingin dicapai kepada peserta didik
3. Dengan adanya perangkat ini kita dapat mengefisien waktu, dan dana.
B. Saran.
Setelah Menarik Kesimpulan, maka dapatlah diberikan saran
saran sebagai berikut :
1 Kepada Pihak Sekolah, agar dapat mengadakan peralatan Aplikasi berikut Down loader DT-HIQ
2 Agar guru lebih termotivasi untuk berkarya, kepada pihak sekolah diharapkan dapat memberi rangsangan, termasuk dana


DAFTAR PUSTAKA

Anton F.p. Van Putten “ Electronics Measurements Systems “ , Prentice hall.
DE. Pippenger and E.J. Tababen “ Linear and Interface Circuits Aplications, Texas Instruments Engineering Staff
Hogenboom, P, “ Data sheet Book 3. Catatan Aplikasi ” , PT Elek Media Komputindo, Gramedia - Jakarta
Ibrahim KF: “ Teknik digital ” , Andi Yogyakarta 1996A
Rachmad Setiawan, “ Mikrokontroller MCS – 51” , Graha Ilmu 2006
Web EE.com ; www. Webee.com


BIOGRAFI SINGKAT

Barto, Kelahiran Makassar Sulawesi Selatan 29 Maret Tahun 1967
Riwayat Penedidikan :
SDN Karuwisi II di Makassar ( 1973 – 1980 )
SMP Katolik Garuda di Makassar ( 1980 – 1983)
SMA Kartika Chandra Kirana di Makassar ( 1983 – 1986 )
Pada tahun 1986, kuliah di UNHAS pada Falkultas Non Gelar Teknologi, dan pada tahun 1987 kuliah di IKIP Ujung Pandang dan menyelesaikan Pendidikan Strata Satu (SI) Jurusan Pedidikan Teknik Elektro tahun 1992. Tahun 1999 – 2002 kuliah di UNSIMAR Poso Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, dan pada tahun 2005, mendapat kesempatan kuliah D4 di Institut Teknologi Bandung, Departemen Teknik Elektro / Sekolah Teknik Elektro Dan Informatika pada Jurusan Teknik Otomasi Industri dengan beasiswa DIKMENJUR, dan menyelesaikan pendidikan tahun 2007 dengan gelar Sarjana Sains Terapan ( S.ST). Pasca Sarjana Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada ( UGM) tahun 2008-2010. Dengan Gelar M.Eng.
Pengalaman Mengajar :
- STM Poso ( 1993 – 2003 ), Mata diklat Kontrol motor
- FKIP Universitas Sintuwu Maroso Poso(1999 – 2000), Mata Kuliah Kalkulus
- SMKN I Makale 2003 – Sekarang, pada jurusan Teknik Komputer dan jaringan
. Alamat yang bisa dihubungi : e-mail : bartoopascall@yahoo.co.id . nomor Hp : 081354383109, atau ke alamat Sekolah SMKN I Makale telp. ( 0423) 24171

Cara mendapatkan NRG guru sertifikasi Online

0 komentar


Cara Mendapatkan Nomor Registrasi Guru Online

Salah satu syarat untuk pencairan tunjangan sertifikasi guru adalah mempunyai Nomor Register Guru (NRG). Banyak guru yang bingung karena mereka tidak mempunyai NRG. Sebenarnya semua guru yang mempunyai sertifikat pendidik pasti mempunyai NRG, cuma mereka tidak tahu cara mendapatkannya.
Oleh karena itu, berikut ini akan saya berikan bagaimana cara mendapatkan NRG. Sebenarnya bukan cuma kita mendapatkan NRG, tetapi kita akan mendapatkan (mencari) SK Tunjangan Profesi secara online. OK, langsung saja ke pokok permasalahan.
  1. Kunjungi halaman web ini http://sk.sertifikasiguru.org/index.php?filterguru
  2. Setelah itu masukkan Nomor NUPTK Anda dan klik tombol “CARI” maka akan muncul SK Tunjangan Profesi Anda.
  3. Bila Anda mau mencetak, tinggal Anda klik tombol “CETAK”
  4. Setelah klik tombol “CETAK” SK tunjangan profesi Anda tidak langsung tercetak, akan tetapi terbentuk file tersebut dalam format pdf. Simpan file tersebut.
  5. Print (cetak) file dalam format pdf tersebut.
  6. Berikut ini adalah tampilan SK Tunjangan Profesi setelah dicetak

Pelaksanaan PKG dan PKB

0 komentar


Pengembangan profesi guru ditujukan untuk membentuk guru yang profesional, bermartabat dan sejahtera. Hal ini didasarkan atas kesepakatan perundangan yang diterakan pada Pembukaan UUD, Pasal 20 ayat 1 UUD 45 berhak mengembangkan diri. Pengembangan diri dapat diperoleh salah satunya melalui pendidikan. diharapkan dengan diperolehnya pendidikan dapat terbentuk bangsa yang cerdas. Sehingga kemudian nantinya dapat diperoleh peningkatan kesejahtraan masyarakat yang berkeadilan. Mengacu pada tujuan mulia tadi, maka dibutuhkan guru yang profesional.
Regulasi yang jelas dibutuhkan untuk membingkai guru profesional. Bingkai profesi yang pertama, guru diharapkan memiliki empat kompetensi yaitu pedagogi, sosial, kepribadian dan profesional . dari keempat kompetensi, kompetensi kepribadian dan sosial merupakan kompetensi yang agak sulit dikuasai. Kehadiran MGMP merupakan sarana sosialisasi untuk  meningkatkan kompetensi kepribadian dan sosial.
Guru profesional adalah kunci untuk melaksanakan pendidikan yang berkualitas.  Berdasarkan Permennegpan & RB (Reformasi Birokrasi) No. 16/2009, guru profesional harus memenuhi: 1) berlatar belakang S1, 2) CPNS guru harus mengikuti Program Induksi (1 sampai 2 tahun) dan Pendidikan Pelatihan Pra-Jabatan, 3) Empat jabatan fungsional guru (Pertama, Muda, Madya, dan Utama), 4) beban mengajar guru 24 jam sampai 40 jam tatap muka perminggu atau membimbing 150-250 konseli per tahun, dan 5) Instansi pembina Jabatan Fungsional adalah Kemendiknas, 6) penilaian kinerja guru dilakukan setiap tahun (Formatif dan Sumatif), 7) nilai kinerja dikonversikan kedalam angka kredit yang harus dicapai (125%, 100%, 75%, 50%, 25%), 8) peningkatan karir guru ditetapkan melalui penilaian angka kredit oleh Tim Penilai, 9) jumlah angka kredit yang diperlukan untuk kenaikan jabatan terdiri dari:
a)      Unsur Utama (Pendidikan, PK Guru dan PKB) lebih kurang 90%
b)      Unsur penunjang kurang lebih 10%
Penilaian kinerja guru merupakan penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama dalam rangka pembinaan karir kepangkatan dan jabatannya. Dilakukan setiap tahun oleh kepala sekolah atau guru yang diserahi tugas untuk memberikan penilaian kinerja guru. Penilaian didasarkan kepada 14 kompetensi bagi guru mata pelajaran, 17 kompetensi bagi BK, atau guru yang mendapatkan tugas tambahan (KS, Wakasek, Kepala Lab).
Hasil PK guru harus menjadi bahan evaluasi diri bagi guru untuk mengembangkan potensi dan krir. Selain itu, dapat menjadi acuan bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Terakhir, untuk mendi dasar pemberian nilai prestasi kerja guru dalam rangka pengembangan karir guru sesuai dengan permenegpan.
Penilaian formatif berfungsi sebagai bahan untuk penyusunan kompetensi dan perencanaan program PKB tahunan bagi guru. Sedangkan hasil penilaian sumatif digunakan untuk memperikan nilai prestasi kerja guru untuk menghitung perolehan angka kredit guru pada tahun tersebut.
Komponen pedagogi ada 7 kompetensi, kepribadian ada 3 kompetensi, sosial 2 dan profesional 2.
Kompetensi pedagogi mencakup:
  1. Mengenal karakteristik anak didik
  2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembejalaran yang mendidik
  3. Pengembangan kurikulum
  4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik
  5. Memahami dan mengembangakan potensi
  6. Komunikasi dengan peserta didik
  7. Penilaian dan evaluasi
Kompetensi kepribadian (3)
  1. Bertindak sesuai denga norma agama
  2. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan
  3. Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru
Kompetensi sosial
  1. Bersikap inovatif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif
  2. Komunikasi dengan sesama guru, tenaga pendidikan, orang tua peserta didik dan masyarakat
Kompetensi profesional
  1. Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikr keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu
  2. Mengembangkan keprofesian melalhui tindakan reflektif

Setting Pada Billing Warnet

0 komentar


SETTING PADA BILLING WARNET

Bagi kamu-kamu yang kepingin buka usaha "warnet" ada baiknya mempelajari bagaimana cara-cara setting billing yang kita butuhkan sesuai kemauan kita. Nah, berikut aku sampaikan beberapa caranya, dimana cara-cara ini aku copy dari weblog-nya "www.billingexplorer.com", berikut penjelasannya :
System Paket
Tarif Biaya yang digunakan untuk sekali akses/login.

Misal Paket 1:

Biaya Rp. 10.000 Untuk main selama 5 Jam

User login langsung dikenakan biaya Rp. 10.000,-

Apabila sudah 5 Jam, Billing otomatis disconnect.
Biaya Paket 1

Biaya Rp. 10.000 Untuk main selama 5 Jam
Langkah-langkah:

1. File - Setting Konfigurasi - System Paket

2. Klik baris tabel pertama,

sehingga muncul keterangan "Paket No 1"

3. Biaya di-isi 10000

4. Durasi di-isi 300

(nilai 300 berasal dari 5 jam x 60 menit = 300)

5. Tekan OK

Lakukan langkah yang sama untuk Paket yang lainnya.

Cara Login System Paket

Langkah-langkah:

1. Pada Client, User menekan tombol Paket

2. User Name bisa di-isi bebas.

3. Untuk Password, User diberikan password oleh server/operator.

4. Server/Operator bisa mensetting password Login Paket melalui menu

File - Password Login - Password Login Paket

Kemudian tekan OK.

5. Password ini bisa diubah setiap saat oleh server/operator
Login "Group"
Fungsi Login Group

Pemilik warnet/games bisa menerapkan login group.

Login ini diperlukan apabila Pemilik warnet/games,

menerapkan aturan : User yang mengajak temannya

lebih dari 3 orang, akan mendapatkan potongan biaya atau tarif yang lebih murah.
Login Group:

30 menit pertama, Biaya Rp. 2000,-

Selanjutnya per 5 menit, Biaya Rp. 500,-
Langkah-Langkah:

1. Masuk ke setting biaya

2. Pilih Option "Biaya dengan System Group"

3. Tekan Tombol "System Group" sehingga ditampilkan Tabel Biaya

4. Pada Tabel Nomor 3, isikan data

Waktu minimal = 30, Biaya 2000

Selanjutnya = 5, Biaya 500

Tekan OK.

5. Dibagian bawah Login Group diisi Nomor 3

Tekan OK
Cara Menggunakan Login Group
Langkah-langkah:

1. Pada Client, User menekan tombol Group

2. User Name bisa di-isi bebas.

3. Untuk Password, User diberikan password oleh server/operator.

4. Server/Operator bisa mensetting password Login Group melalui menu

File - Password Login - Password Login Group

Kemudian tekan OK.

5. Password ini bisa diubah setiap saat oleh server/operator
System Pre-Paid
User terlebih dahulu membayar uang (account) dimuka, selanjutnya server/operator bisa memberikan password & User Name untuk Login.
Account akan berkurang sesuai dengan jumlah pemakaian.
Apabila Account habis, Billing otomatis akan disconnect.

Apabila belum habis dan User men-disconnect Billing, account ini bisa digunakan User tsb. untuk Login pada waktu lainnya.



Pada warnet/games bisa diterapkan system pre-paid

dengan perhitungan yang berbeda untuk tiap-tiap

anggota member.



Langkah-langkah :

1. Buat member pre-paid untuk user

1. Menu Tools-Member Area-View and List

2. Masukkan password (admin/input member)

3. Isikan user name,password, account,masa aktif untuk member tsb.

4. untuk Nomor Group, isikan sesuai dengan nomor

pada Tabel Perhitungan Biaya system group.

5. Tekan tombol "Add"

Bila berhasil, akan keluar pesan "Add member Success"

6. Pada Client, user dapat Login melalui tembol "Pre-Paid"



Pada suatu Warnet/Games, ada 3 Ruangan,

dengan perhitungan tarif pre-paid yang berbeda.

Misal

Ruangan 1 Kelas VIP

Biaya Rp. 6000/Jam

Ruangan 2 Kelas Semi-VIP

Biaya Rp. 4500/Jam

Ruangan 3 Kelas Ekonomi

Biaya Rp. 2500/Jam



Langkah-Langkah:

1. Masuk ke setting biaya

2. Pilih Option "Biaya dengan System Group"

3. Tekan Tombol "System Group" sehingga ditampilkan Tabel Biaya

4. Jika Tabel Nomor 1 - 3 sudah terisi, masukkan tarif

mulai dari nomor 4.



Misal:

Pada Tabel Nomor 4, isikan data

Waktu minimal = 60, Biaya 6000

Selanjutnya = 60, Biaya 6000

Pada Tabel Nomor 5, isikan data

Waktu minimal = 60, Biaya 4500

Selanjutnya = 60, Biaya 4500

Pada Tabel Nomor 6, isikan data

Waktu minimal = 60, Biaya 2500

Selanjutnya = 60, Biaya 2500

Tekan OK.

5. Buat Member untuk tiap-tiap User.

Isikan Nomor Group User tsb. dengan Nomor pada Tabel

Perhitungan seperti yang telah didefinisikan diatas,

yaitu 4 atau 5 atau 6.



Password Untuk Membuat Data Member/Pre-Paid



Untuk Membuat Data Member/Pre-Paid,

selain menggunakan Password Administrator,

bisa juga menggunakan Password Input Data Member



Setting Password Input Data Member



Langkah-langkah:

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Input Data Member", isikan

sesuai dengan Password yang akan digunakan.

3. Tekan OK



Password Admin Client



Password Admin Client digunakan untuk

setting konfigurasi pada Billing Client, seperti

Merubah Tampilan Logo/Gambar Pada Background Client,

Disable Registry PC Client, Disable Network PC Client, Text Scrool dsb.



Setting Password Admin Client



Langkah-langkah merubah Password Admin Client:

1. Menu File- Ganti Password Admin Client

2. Masukan Password Admin Client yang lama

3. Isikan baris berikutnya dengan Password baru

dan ulangi untuk baris berikutnya.

4. Tekan OK.



Password Adminisitrator Server



Password Adminisitrator Server digunakan untuk

setting konfigurasi pada Billing Server, seperti

Setting Perhitungan Tarif Biaya, Diskon, Edit Transaksi Penjualan dsb

Setting Tabel Perhitungan

Setting Email server

Setting Daftar operator

Setting Password-Password

Dan Setting Lainnya



Setting Password Adminisitrator Server



Langkah-langkah merubah Password Administrator Server:

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Administrator"

Masukan Password Administrator yang lama

3. Isikan baris berikutnya dengan Password baru

dan ulangi untuk baris berikutnya.

4. Tekan Set Active



Password Untuk Exit Billing Server



Untuk Menutup Billing Server, selain menggunakan Password Administrator, bisa juga menggunakan Password Exit Billing Server.

Langkah-langkah merubah Password :

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Exit Billing Server", isikan

sesuai dengan Password yang akan digunakan.

3. Tekan OK



Password Untuk Exit Billing Client



Untuk Menutup Billing Client, bisa menggunakan Password Exit Billing Client.

Langkah-langkah merubah Password :

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Exit Billing Client", isikan

sesuai dengan Password yang akan digunakan.

3. Tekan OK



Password Database Admin



Untuk versi Security#1, ada tambahan Password Database Admin. Password ini digunakan khusus untuk membuka dan edit Report Database.

Langkah-langkah merubah Password Database Admin :

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Database"

Masukan Password Database Admin yang lama

3. Isikan baris berikutnya dengan Password baru

dan ulangi untuk baris berikutnya.

4. Tekan Set Active.

CARA SETTING HOTSPOT MENGGUNAKAN LINKSYS

0 komentar


CARA SETTING HOTSPOT MENGGUNAKAN LINKSYS WIRELESS-G MODEL WRT54G




Linksys WRT54G merupakan Broadband Router yang dilengkapi dengan wireless b/g. WRT54G dapat dijadikan sebagai server gateway untuk koneksi internet anda, umumnya yang berkonseksikan “broadband internet accses”. Untuk mengkonfigurasi router ini sangatlah mudah. Berikut langkah-langkahnya :



Pertama “Setting IP WAN & LAN” :



- Siapkan/nyalakan Router Linksys WRT54G anda.

- Sambungkan kabel data (UTP Straight kabel) ke port LAN komputer/Laptop Anda.

- Setting IP pada komputer/laptop anda menjadi DHCP agar lebih mudah.

- cek ip, netmask dan gateway yang diterima komputer anda.

- buka browser anda dan masukkan ip gateway komputer anda tadi, defaultnya http://192.168.1.1/ .

- Nah, akan muncul form password untuk akses ke routernya, default user/pass : admin

- Pada internet Connection Type nya silahkan dipilih : DHCP atau Static, ini tergantug ISP yang Anda gunakan.

- lalu masuk ke settingan Network Setup, Settingan LAN sesuai keinginan anda atau biarkan saja untuk default.





Jika Anda memilih DHCP disable maka anda harus memasukkan IP, Netmask, Gateway dan DNS secara manual untuk setiap klien.



- untuk Time Zonenya pilih GMT+7 untuk indonesia, yang laen terserah Anda.

- lalu Save Setting.

- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kabel sudah dapat terkoneksi ke internet.



Kedua “Settingan WIFI” :



- pilih Menu Wireless

- wireless network mode sebaiknya dipilih Mixed agar support ke tipe wifi b dan g

- ganti SSID sesuai kemauan Anda.



Untuk SSID Sebaiknya menggunakan Huruf Kecil Semua, dan ganti spasi dengan garis bawah untuk mencegah, beberapa perangkat wifi penerima yang tidak support.



- wireless Channel silahkan dipilih default aja, kecuali ditempat anda terdapat wifi/hotspot lain

Nah, untuk hal ini bisa anda ganti dengan channel yang belum terpakai.

- lalu pilih Save Setting.

- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kable & WIFI sudah dapat terkoneksi ke internet.



Untuk mengamankan koneksi WIFI anda, sebaiknya anda memasang security pada wifi anda.

Tipe security anda bisa berupa WEP atau WPA. namun untuk lebih universal pilih saja WEP yang 64 bit. Cara konfigurasinya :

- pilh Menu Wireless – Wireless Security.

- pilih security mode = WEP

- pilih default transmite key = 1

- pilih WEP Encryption = 64 bits10 hex digits

- masukkan passphrase dan klik generate, Maka akan tercipta 4 key untuk akses password wifi anda, silahkan gunakan Key 1, (karena anda memilih defaul transmitenya = 1).

- lalu Save Setting

- Nah koneksi WIFI anda sekarang sudah Secure (dalam artian memiliki password dan terenkripsi).

Cukup itu saja konfigurasi dasarnya, Tidak terlalu sulit khan ????

Cara Setting Linksys

0 komentar


Linksys WRT54G merupakan Broadband Router yang dilengkapi dengan wireless b/g. WRT54G dapat dijadikan sebagai server gateway untuk koneksi internet anda, umumnya yang berkonseksikan "broadband internet accses". Untuk mengkonfigurasi router ini sangatlah mudah. Berikut langkah-langkahnya :

pertama "Setting IP WAN & LAN" :

- Siapkan/nyalakan Router Linksys WRT54G anda.

- Sambungkan kabel data (UTP Straight kabel) ke port LAN komputer/Laptop Anda.

- Setting IP pada komputer/laptop anda menjadi DHCP agar lebih mudah.

- cek ip, netmask dan gateway yang diterima komputer anda.

- buka browser anda dan masukkan ip gateway komputer anda tadi, defaultnya http://192.168.1.1/ .

- Nah, akan muncul form password untuk akses ke routernya, default user/pass : admin

- Pada internet Connection Type nya silahkan dipilih : DHCP atau Static, ini tergantug ISP yang Anda gunakan.

- lalu masuk ke settingan Network Setup, Settingan LAN sesuai keinginan anda atau biarkan saja untuk default.

Jika Anda memilih DHCP disable maka anda harus memasukkan IP, Netmask, Gateway dan DNS secara manual untuk setiap klien.

- untuk Time Zonenya pilih GMT+7 untuk indonesia, yang laen terserah Anda.

- lalu Save Setting.

- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kabel sudah dapat terkoneksi ke internet.
Kedua "Settingan WIFI" :

- pilih Menu Wireless

- wireless network mode sebaiknya dipilih Mixed agar support ke tipe wifi b dan g

- ganti SSID sesuai kemauan Anda.

Untuk SSID Sebaiknya menggunakan Huruf Kecil Semua, dan ganti spasi dengan garis bawah untuk mencegah, beberapa perangkat wifi penerima yang tidak support.

- wireless Channel silahkan dipilih default aja, kecuali ditempat anda terdapat wifi/hotspot lain

Nah, untuk hal ini bisa anda ganti dengan channel yang belum terpakai.

- lalu pilih Save Setting.

- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kable & WIFI sudah dapat terkoneksi ke internet.

Untuk mengamankan koneksi WIFI anda, sebaiknya anda memasang security pada wifi anda.

Tipe security anda bisa berupa WEP atau WPA. namun untuk lebih universal pilih saja WEP yang 64 bit. Cara konfigurasinya :

- pilh Menu Wireless - Wireless Security.

- pilih security mode = WEP

- pilih default transmite key = 1

- pilih WEP Encryption = 64 bits10 hex digits

- masukkan passphrase dan klik generate, Maka akan tercipta 4 key untuk akses password wifi anda, silahkan gunakan Key 1, (karena anda memilih defaul transmitenya = 1).

- lalu Save Setting

- Nah koneksi WIFI anda sekarang sudah Secure (dalam artian memiliki password dan terenkripsi).

Cukup itu saja konfigurasi dasarnya, Tidak terlalu sulit khan ????

Cara membuat marquee pada blog

0 komentar


Cara membuat marquee pada blog
Sering kali kita melihat blog yang dihiasi oleh tulisan atau kata-kata yang berjalan di blog teman-teman kita. mungkin sebagian besar sudah mengetahuinya. tapi disini ade mencoba untuk sharing kepada teman-teman yang belum mengetahui cara pembuatannya.

Note: yang akan ade bahas ini merupakan tulisan berjalan biasa bukan tulisan berjalan yang apabila ada mouse di area tulisan itu akan berhenti.

berikut cara pembuatannya :

  1. Login ke Blogger
  2. Kemudian klik Tata Letak dan Elemen Halaman
  3. Ketika sudah berada di Elemen Halaman klik Tambah Gadget
  4. Lalu pilih HTML/JavaScript
  5. Langkah selanjutnya masukkan kode marquee yang anda inginkan seperti contoh dibawah ini :



1. Teks berjalan dari kanan ke kiri


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



2. Teks berjalan dari kiri ke kanan


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan


3. Teks berjalan bolak balik


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



4. Teks berjalan dari atas ke bawah


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



5. Teks berjalan dari bawah ke atas


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



6. Teks berjalan mondar-mandir


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



7. Teks berjalan zig-zag nembus


kode :
hasil :


Contoh Tulisan Berjalan




8. Teks berjalan zig-zag mantul


kode :
hasil :




Contoh Tulisan Berjalan

Langkah Selanjutnya adalah mengganti tulisan
Contoh Tulisan Berjalan
dengan tulisan atau kata-kata yang anda inginkan.

Ket :
# direction="left/right/up/down" --> Mengatur arah gerakan teks.

# scrollamount="angka" --> mengatur kecepatan gerakan dalam pixel, semakin besar angka semakin cepat gerakannya.

# behavior="scroll/slide/alternate" --> Untuk mengatur perilaku gerakan :
~> Scroll --> teks bergerak berputar
~> Slide--> teks bergerak sekali lalu berhenti
~> Alternate --> teks bergerak dari kiri kekanan lalu balik lagi ( bolak-balik bo)

# Fungsi dari :

.............
adalah agar tulisan tersebut selalu berada di tengah.

SEMOGA BERHASIL

STRAIN GAUGE SENSOR

0 komentar


1. Strain gauge (SG)
Strain gauge dapat dijadikan sebagai sensor posisi. SG dalam operasinya memanfaatkan perubahan resistansi sehingganya dapat digunakan untuk mengukur perpindahan yang sangat kecil akibat pembengkokan (tensile stress) atau peregangan (tensile strain). Definisi elastisitas (ε) strain gauge adalah perbandingan perubahan panjang (ΔL) terhadap panjang semula (L) yaitu:
atau perbandingan perubahan resistansi (ΔR) terhadap resistansi semula (R) sama dengan faktor gage (Gf) dikali elastisitas starin gage (ε) :
Secara konstruksi SG terbuat dari bahan metal tipis (foil) yang diletakkan diatas kertas. Untuk proses pendeteksian SG ditempelkan dengan benda uji dengan dua cara yaitu:
1. Arah perapatan/peregangan dibuat sepanjang mungkin (axial)
2. Arah tegak lurus perapatan/peregangan dibuat sependek mungkin (lateral)


Faktor gauge (Gf) merupakan tingkat elastisitas bahan metal dari SG.
• metal incompressible Gf = 2
• piezoresistif Gf =30
• piezoresistif sensor digunakan pada IC sensor tekanan
Untuk melakukan sensor pada benda uji maka rangkaian dan penempatan SG adalah
• disusun dalam rangkaian jembatan
• dua strain gauge digunakan berdekatan, satu untuk peregangan/perapatan , satu untuk kompensasi temperatur pada posisi yang tidak terpengaruh peregangan/ perapatan
• respons frekuensi ditentukan masa tempat strain gauge ditempatkan